My First Story about Mas S

Kisah ini lucu, dan mungkin untuk beberapa orang terasa tidak meyakinkan. Ya… aku pun juga tidak yakin tadinya. Semuanya berjalan begitu sangat cepat dan diluar kendaliku. Aku selalu mencari jawaban kepada siapa pun, dan kapan pun untuk memantapkan hatiku yang terlalu keras, mematahkan ego ku yang begitu tinggi karena tidak bisa menerima keadaan. 

Ternyata benar kata orang, ketika kita sudah ikhlas dan berpasrah kepada Allah maka kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan. Meskipun saat ini masih ada beberapa rintangan yang harus aku lalui dan rasanya sakit, aku harus bersabar dan yakin bahwa semua yang ada di dunia ini hanya sementara.

Dia adalah orang yang selama ini aku tunggu kehadirannya. Perhatiannya kepadaku sangat besar. Dia sangat menyayangiku, memahami aku dan kehidupanku. Bagaimana aku bisa tidak menyayanginya? Aku berharap dia akan seterusnya seperti ini. Aku berharap dia memenuhi janjinya untuk selalu ada di sampingku. Aku berharap dia bisa menjaga kepercayaanku.

Terkadang aku takut tidak bisa melewati rintangan ini. Ketakutanku sangat besar, jika aku mengingat hal ini hatiku sedih dan bertanya kenapa susah bagiku untuk bahagia? Bagaimana kalau dia memang tidak bisa bersama denganku lagi?  

Aku menyayanginya, sungguh…

Untuk kamu yang aku maksud dalam tulisan ini, aku sangat mencintaimu

Terimakasih sudah membuatku percaya bahwa aku masih bisa merasakan cinta

Terimakasih sudah membuatku percaya bahwa ada laki-laki yang mencintaiku dengan tulus

Terimakasih sudah menyayangiku, memahamiku, dan perlakukan aku seperti ratu

Kamu memang bukan orang pertama, tapi aku ingin kamu jadi yang terakhir

Entah bagaimana lagi aku bisa mengatakannya, aku kehilangan kata-kata

Satu harapanku lainnya, semoga Allah segera mengabulkan doa kita

Aku ingin segera bersatu denganmu


Depok, 20 Juni 2021

Adeknya Mas S yang suka ngambek,

Danti Iswandhari

 

 

 

Read More

Dear Mr. B

Lu adalah orang paling random yg pernah gue sukai. Baru kenal udah maunya pacaran, ya gimana gue bisa percaya. Liat kan setelah gue mulai percaya lu malah ghosting. Tapi gue menyadari 1 hal sih salah satu alasan lu ghosting setelah gue main ke cibubur pake motor sendiri. Pegel anjir ahahaha kebayang sih waktu lu anter jemput gue capenya kek apa. 

Ah tapi gue yakin itu hanya sebuah alasan kecil. Alasan terbesarnya ya karna lu emang player and hunter aja. Lu adalah kesalahan buat gue sama kek Mr. DPP. Ga masuk akal aja alasan lu jauhin gue hanya karrna perekonomian. Di saat temen gue nanya motor lu apa, gue bahkan ga kepikiran sama sekali lu mau pake apa. Apakah gue tipe yang menuntut lu? Ada gue nuntut lu kudu punya kerja? Bukannya gue bantu lu cari loker? Kasih segala macam advice biar lu semangat. Ga guna, tetep aja di ghosting guenya. Emang lu nya ajaa yg player and hunter, kalo emang bukan kenapa tiba tiba lu cari cewe baru? Hahahaha gue ngakak njim! 😏

Tapi yasudah... lu menjadi bagian kenangan terburuk buat gue. Akan gue simpan untuk jadi pelajaran karakter macam lu tidak akan muncul lagi di kisah baru gue nantinya. Terimakasih sudah ghosting, aku sangat bersyukur dijauhkan dari buaya kek kamu sebelum aku benar benar tercebur 🤭

Kalo gue nulis cerita tentang kamu, it is just for fun. Kesalahan terkocak di hidup gue soalnya. 
Read More

Dear Mr. DPP

Sepertinya tulisan gue buat lu akan banyak sekali uneg-uneg. Jika gue mrngikuti ego, sungguh gue ga mau lagi kenal sama lu bahkan gue memilih buat resign. Tapi itu tindakan yang konyol dan kekanak-anakan. Gue memilih buat berdamai dengan keadaan demi karir gue. Gue memilih mengabaikan kemarahan gue dan penilaian orang lain tentang gue akibat kisah yang pernah lu tulis di hidup gue. Rasanya pengen gue sobek saja tapi tidak bisa. Ini harus gue simpan sebagai pelajaran agar gue tidak jatuh di lubang yang sama.

Sungguh, buat gue lu itu manipulatif sekali. Lu adalah seorang hunter and player. Gue tidak pernah paham permainan lu yang terlalu rapih atau gue yang terlalu bodoh karena lu pinter banget gaslighting. Please, ini bukan pujian sama sekali dan juga bukan prestasi. Lu juga secara auto jadi tukang bohong.

Lu sering nanya dulu alasan gue marah ke lu. Gue ga pernah mau jawab karena males aja, ya ngapain lu pasti tau kesalahan lu sendiri, buktinya setiap gue udah mau jawab lu selalu membungkam gue dengan cara lu. Lu itu kekanak-anakan asli. Ya siapa sih ga marah ketika dijebak ke drama percintaan 2 sejoli yang ga jelas? Emangnya gue neti di imperfect the series? Ku kira aku yang diselingkuhi ternyata aku selingkuhannya. Anjim! Bisa bisanya gue berada di posisi orang ketiga padahal gue kira gue orang pertama. Ih si goblog emang gue. Bisa bisanya gue jalan, telponan hampir tiap malam, dibayarin makan, nonton berdua sama laki orang! Ih badjingan! Asli, kalo waktu itu gue ga pernah terlibat kasus yang bikin pusing yang bikin lu selalu ada buat gue, gue ga akan pernah suka sama lu! Kan awal gue masuk yg gue demen bukan lu, kenapa gue jadi salah sasaran?! Ah kesaaaaaaaaal!

Tapi yaudah... gue maafin lu. Ini bukan berarti gue belum move on dari lu. Idiw! Yakali udah dimainin belum bisa move on. Lu ngerusak harga diri gue anjir. Ini akan menjadi kenangan kocak di hidup gue.

Sadar lu anjir, mainin cewe begitu. Kelakuan lu itu bener bener keterlaluan. Inget karma. Hei cewe itu emang kek boneka, tapi cowo mainannya bukan boneka. 
Read More

Dear Mr. DBS

Kenangan bersama kamu itu random. Ya, kamu memang cinta pertamaku. Kita memang tidak pernah lebih dari seorang teman. Hari dimana kita bertemu di mall ambassador setelah bertahun tahun tidak bertemu, sejujurnya niatku hanyalah melepas suntuk.

Aku senang melihatmu lagi bukan karena aku belum move on tetapi aku menghargai bahwa kamu masih mengingatku dan bagaimana kamu treat aku di malam itu. Hal - hal kecil yang kamu tawarkan saat itu seperti bertukar alas kaki ketika kakiku lecet sampai mau gendong aku karena aku kepala batu ga mau tukar alas kaki --dan itu pun aku masih nolak-- terlepas dari niat aslimu, hal tersebut membuat aku tersentuh, karena belum pernah ada laki laki yang menghargai aku seperti  kamu. 

Dari pertemuan tersebut aku hanya berharap suatu hari nanti aku bisa menemukan seorang laki laki yang bisa menghargai aku seperti kamu di hari itu. Aku sama sekali tidak berharap orang itu adalah kamu, banyak seksli alasan kenapa aku tidak ingin orang itu kamu. Salah satunya adalah perasaan berlebih terhadapmu sudah lama pudar. Aku senang melihat kamu sekarang sudah punya keluarga kecil. Semoga kamu dan keluarga terus bahagia yaa. 
Read More

Dear Mr. AR

Dear Mr. AR

Sejujurnya menulis tentang mas adalah beban untukku. Aku selalu merasa bersalah  bahkan ketika tanpa sengaja mengingat mas. Aku tidak ingin mengganggu hidup mas yang sudah bahagia. Tapi aku tidak akan melupakan kenangan bersama masnya. Alasannya bukan karena aku belum move on. Aku sudah lama move on. Aku sudah bisa menerima bahwa kita memang tidak berjodoh. Apalagi setelah aku melihat foto pernikahan mas, saat itu aku sudah benar-benar menutup pintu harapan dengan mas. Aku merass terbebani karena penilaian orang dan mungkin penilaian mas ketika mengetahui aku masih mengingat kenangan aku dan masnya menjadi salah paham. Menilai aku belum move on. Aku lelah dengan penilaian seperti ini.

Hal yang mengganjal hatiku sampai saat ini bukan perasaanku terhadap masnya yang masih sama seperti dulu. Perasaan ini sudah berubah. Hal yang aku maksud adalah perlakuan keluargaku ketika menolak masnya. Perlakuan yg tidak bisa aku terima sampai saat ini. Perlakuan dimana perasaanku benar benar tidak dipedulikan oleh orang orang yang seharusnya menjaganya. Apalagi ketika ada kata-kata bahwa mas menikah saja dengan kakakku itu sangat menyakiti hati. Mengapa perasaanku seperti tidak ada harganya. Ini poinnya, harga. Aku merasa tidak dihargai. Meskipun ini jalan yang Allah berikan untukku, tapi aku hanyalah manusia biasa. Sampai saat ini aku masih terluka karena perlakuan itu.

Terlepas dari itu semua, aku juga menyadari banyak pelajaran dan hikmah yang aku petik dari kenanganku bersama masnya. Kehadiran mas membuat aku yang sebelumnya berpikir tidak pantas lagi untuk siapapun menjadi berubah. Dan cara mas menghargaiku juga menjadi tolak ukur untuk memilih pria yang akan mendampingiku kelak. Aku sangat berterimakasih karena mas adalah salah satu dari 2 orang pria yang pernah hadir dihidupku yang menghargaiku begitu tinggi.

Kenangan buruk saja tidsk aku lupakan, jadi kenangan semanis ini pun akan aku simpan. Jika aku masih menceritakan kenanganku bersama masnya kepada orang lain, ketahuilah aku hanya ingin memberi tau kepada perrmpuan2 yang bernasib sama denganku -- perempuan - perempuan yang tidak percaya diri bahwa dirinya pantas mendapat pria yang baik-- bahwa dirinya bisa dsn pantas mendapatkannya asal terus berdoa kepada Allah.

Terus terang saja, kehadiran mas saat itu adalah jawaban dari doaku ketika aku merasa sangat terjatuh. Ketika aku ngotot pada keyakinanku sendiri padahal Allah telah berulang kali menamparku dengan kenyataan, Allah menghadirkan mas ke hidupku yang membuat aku berubah pikiran. Sungguh Allah sangat sayang kepadaku. Ketika kita memang tidak berjodoh, aku percaya Allah punya rencana lain untukku. Ini adalah ujian lain untukku, menerima kehadiran mas yang memang sebatas itu saja. Dan aku sudsh sangat menerimanya.

Kehadiran mas adalah salah satu bukti bahwa Allah selalu ada unttukku yang sering bandel ini. Aku tidak ingin meluoakan kenanganku dengan masnya bahkan ketika aku harus amnesia atau terkena alzheimer sekalipun. Aku tidak ingin melupakan kebaikan Allah terhadapku, dan aku tidak ingin melupakan perlakuan keluargaku saat itu yang sangat menyakitkan agar aku bisa menjadi versi yang lebih kuat dari sebelumnya.

Aku harap mas maupun siapapun yang membaca setiap tulisanku mengenai kenanganku dengan mas tidak salah paham. Aku ulanvi sekali lagi aku sudah move on. 
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook

Cari Blog Ini

Emoticon

Popular Posts

Categories

Total Tayangan Halaman

Follower

Copyright © Swand-dan room | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com